JAKARTA, NASDET – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak tertarik dengan tawaran politik dari partai manapun. Purbaya justru menekankan hanya ingin fokus kerja.
“Saya nggak tahu (ada tawaran masuk parpol). Saya nggak tertarik politik, saya mau kerja aja,” ucap Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Oktober 2025.
“Saya nggak tertarik politik,” tegas dia. Ingatkan Soal Potensi Krisis Besar di Tahun 2027 Untuk diketahui, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengakui elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa cukup tinggi, tapi sosok tersebut belum tentu mau untuk terjun ke dunia politik.
Dia menilai Purbaya adalah profesional di bidang keuangan yang sekarang masuk ke birokrasi untuk mengurusi masalah perbendaharaan negara. Sejauh ini, dia pun belum melihat Purbaya memiliki maksud dan tujuan untuk lari ke ranah politik. “Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon besutan dari PAN untuk kita tarik ke PAN? Ya, belum tentu Pak Purbaya-nya juga mau,” kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat kepada pewarta, Rabu, 29 Oktober 2025.
Berdasarkan data sebuah lembaga survei, Purbaya sudah melampaui popularitas di atas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sebelumnya kokoh berada di tangga media darling-nya publik. Lembaga survei IndexPolitica merilis 10 nama tokoh yang masuk ke dalam daftar teratas potensial untuk posisi Wakil Presiden.
Purbaya menduduki peringkat pertama dengan hasil 28,65 persen, Dedi Mulyadi 20,15 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 15,75 persen, dan Gibran Rakabuming Raka 12,35 persen. Selain itu, IndexPolitica juga mencatat sebanyak 83,5 persen masyarakat yang disurvei merasa puas atas kinerja pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto dalam setahun terakhir. Data ini menunjukkan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan eksposur positif di media massa yang sangat kuat dan positif. (Rjl)





