Minggu, November 30, 2025
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Ribuan Guru Madrasah Hari ini Geruduk Istana Presiden

JAKARTA, NASDET– Ribuan guru menggeruduk Istana Negara hari ini, Kamis 30 Oktober 2025.

Mereka menggelar demo menuntut revisi Undang-Undang ASN yang membatasi peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) hanya bagi mereka yang bekerja di instansi pemerintah.

Koordinator Aksi Nasional Guru Madrasah, Fahru Rizal menyebutkan, peserta aksi berasal dari berbagai daerah, seperti Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi, hingga Papua.

“Dari Pandeglang sendiri, ada sekitar 1.000 guru yang akan berangkat, dengan menggunakan 15 bus dan 50 mobil pribadi,” ungkapnya.

Rombongan massa aksi dari Pandeglang dijadwalkan berangkat pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB, langsung menuju Masjid Istiqlal Jakarta.

“Secara keseluruhan dari Banten akan berangkat sekitar 40 sampai 50 bus, ditambah mobil pribadi. Jika digabungkan, totalnya sekitar 3.000 orang,” jelasnya.

Selain itu, untuk aksi demo buruh, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan aksi ini diikuti ribuan buruh dari Jabodetabek dan daerah industri.

“Namun di seluruh Indonesia, aksi puluhan ribu buruh juga akan berlangsung serempak di kantor-kantor gubernur,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

“Aksi ini juga dilakukan secara serentak di 38 provinsi dan lebih dari 300 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Said Iqbal memastikan seluruh aksi akan berjalan tertib.

“Mogok nasional ini akan dilakukan secara damai, konstitusional, tanpa kekerasan, dan tanpa tindakan anarkis. Semua buruh akan bertindak disiplin serta bertanggung jawab,” ungkap dia

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki mengatakan Polri mengerahkan 1.597 personel gabungan.

“Kuat pengamanan wilayah Jakarta Pusat sebanyak 1.597 personel,” ujar Ruslan berdasarkan infomasi yang diterima.

Iptu Ruslan mengimbau masyarakat agar menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi aksi jika tidak memiliki keperluan mendesak. (Rjl)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles