KOTA TANGERANG, NASIONAL UPDATE.com — Bisnis Mebeler rupanya mulai menggeliat Kencang. Seiring mulai bergairahnya keadaan ekonomi dan bisnis di tanah air pasca Covid 19. Ditandai dengan melonjaknya permintaan pembuatan mebeler dari sektor perkantoran. Diikuti sektor rumah tangga
“Alhamdulillah permintaan pembuatan mebeler perkantoran semisal, almari buku, meja dan kursi kantor dari perusahaan mulai membaik dan mengalami Kenaikkan. Termasuk pembuatan Kitchen Set dapur rumah tangga. ” kata Bayu Hutomo, Owner Yeho Abadi Jaya kepada awak media saat ditemui di workshopnya di Pondok Kacang Timur, Ciledug, Kota Tangerang. Minggu (22 /12/2024).
Dia meyakini, klo bisnis mebeler sudah menampakkan gairahnya dan mulai bertumbuh. Terbukti mulai banyaknya permintaan yang datang ke workshopnya. Hingga workshopnya kewalahan. Agar pelayanan tetap terbaik, dia terpaksa membuka workshop tambahan untuk mengantisipasi permintaan yang begitu besar.
“Kami baru saja membuka Workshop Baru kami di Lengkong Gudang, Serpong, Tangsel. Di tempat sekarang tidak mampu menampung Mebeler yang kami produksi.”ucap Bayu
Dia bersyukur, workshopnya mendapat kepercayaan sangat baik dari para kliennya. Dan dia menjelaskan dalam bisnis mebeler ada beberapa prinsip perlu dipegang teguh, diantaranya  saling menjaga kepercayaan, kualitas kerja, komitmen waktu, dan merespon semua keluhan klien dengan cepat.
” Intinya kami siap menjadi konsultan terlebih dahulu. Selebihnya menampung berbagai keluhan Customer, soal perbaikan Meja , almari buku. Atau Kitchen set dapur rumah. Disitulah kepercayaan terbangun baik, dan kami tawarkan harga yang pantas sesuai kualitas bahan yang digunakan.” imbuh Bayu
Sementara itu, Rini Wahyudi, ibu rumah tangga tinggal di kawasan elit Bintaro mengatakan, berencana membuat Kitchen set untuk rumah barunya. Namun sedang berhitung biaya dan model yang bakal di buat.
“Saya ingin penampilan wajah Dapur saya ditahun 2025, lebih bersih, rapih, indah dan estetik. Saya lagi berkonsultasi dengan workshop kepercayaan kami. Dari sisi biaya saya ngga ada masalah, hanya bentuk, bahan dan ukurannya saya sedang pikirkan.” tukas ibu yang bekerja disalah satu perusahaan di Jakarta ini. (Sa)