Minggu, November 30, 2025
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Duduk Perkara Petugas KAI Viral gegara Tumbler Tuku Penumpang KRL Hilang

 

Ilustrasi tumbler. (Foto: Getty Images/iStockphoto/colinhui)

Jakarta – Petugas KAI Commuter Indonesia (KCI) viral di media sosial buntut hilangnya tumbler Tuku milik seorang penumpang KRL. Warganet pun riuh saat pegawai KAI itu dinarasikan dipecat hanya karena tumbler penumpang hilang.
Berdasarkan unggahan yang beredar di medsos, penumpang perempuan tersebut mengaku lupa karena coolerbag tertinggal di bagasi KRL. Singkat cerita, saat proses pencarian, dia tak menemukan tumbler di dalam coolerbag tersebut.

Penumpang itu lantas membagikan cerita terkait tumbler yang tertinggal di KRL tersebut ke medsos. Sontak, cerita tumbler hilang itu viral. Belakangan, muncul narasi bahwa seorang pegawai KAI diberhentikan kerja akibat tumbler hilang tersebut.

PT KAI Lakukan Mediasi
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan mediasi antara petugas passenger service Stasiun Rangkasbitung bernama Argi dan salah satu penumpang KRL yang tumbler miliknya hilang di dalam kereta. Mediasi berlangsung di kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, Kamis (27/11//2025).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin membantah kabar terkait pemecatan terhadap Argi. Ia menegaskan Argi tetap menjadi karyawan KAI. Bobby pun memastikan perusahaan menjunjung tinggi profesionalitas layanan.

“Argi tetap menjadi karyawan KAI Group serta bagian dari garda terdepan pelayanan. Terus semangat bertugas dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” ujar Bobby dalam keterangan resminya, Jumat (28/11/2025), dikutip dari detikFinance.

KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap memastikan barang bawaan berada dalam pengawasan. Baik di area stasiun maupun selama berada di dalam layanan kereta api, Commuter Line, dan layanan KAI Group lainnya.

Terpisah, Vice President Corporate Communications KAI Anne Purba menyampaikan langkah penyelesaian secara kekeluargaan ini merupakan bentuk keterbukaan KAI Group terhadap setiap masukan pelanggan. Menurutnya, KAI Group akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperkuat koordinasi layanan, termasuk prosedur pengelolaan barang tertinggal (lost and found).

“KAI memastikan seluruh proses pelayanan pelanggan berjalan sesuai ketentuan. Kami juga menegaskan bahwa tidak ada pemecatan terhadap petugas terkait sebagaimana isu yang sebelumnya beredar,” kata Anne.

“Kami terus meningkatkan integritas dan kesiapsiagaan seluruh pekerja, baik di area stasiun maupun selama perjalanan, agar layanan semakin responsif dan terpercaya,” imbuhnya.

Sumber : detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles